Phone:  (021)-291 208 25 / 27
Home    BeritaCERMAT    Kisah CEO dan Founder IT CERMAT - Rachmawati Dzaelani (Konsistensi Memberikan Edukasi IT Secara Gratis)

Kisah CEO dan Founder IT CERMAT – Rachmawati Dzaelani (Konsistensi Memberikan Edukasi IT Secara Gratis)

By / January 18, 2017 / /

IT CERMAT – Kisah CEO dan Founder IT Cermat Kota Depok, Rachmawati Dzaelani

Lembaga yang telah ada sejak 2012 ini, kini mulai banyak dilirik orang. Eksistensinya dalam mengembangkan pendidikan teknologi informasi di Kota Depok makin menunjukan perkembangan. Akhirnya pada 1 Juni 2015 lembaga ini dibentuk secara resmi, dengan nama IT Cerdas Mandiri dan Bermanfaat (Cermat). Mempunyai target melahirkan generasi melek IT, dan mengedukasi internet sehat.

Laporan: Muhammad Agung HR, Radar Depok

Pada era modernisasi, mulai dari anak SD hingga orang tua tak bisa lepas dari namanya gadget. Namun, bagaimana cara mengonsumsi gadget tersebut. Apakah menghasilkan konten positif ataukah negatif, dan berdampak pada masyarakat. Peluang inilah yang dibaca oleh perempuan super aktif, Rachmawati Dzaelani.

Sebagai CEO dan Founder IT Cermat Kota Depok, Rachmawati paham betul kebutuhan warga Depok yang wilayahnya sudah masuk pada kategori kota Megapolitan. Saat ditemui Radar Depok di kantor IT Cermat Jalan Raya Margonda, Rachmawati mengatakan, lembaga yang ia dirikan idenya muncul karena melihat masih banyak klien yang gagap teknologi alias gaptek dan penggunaannya tidak maksimal.

“Banyak hal yang kami sampaikan kepada masyarakat soal IT. Mulai dari bagaimana cara menggunakan internet sehat, melatih paara guru, siswa, unsur pemuda, serta elemen lain yang masih peduli terhadap IT,” ungkap Rachmawati kepada Radar Depok.

Ia menilai, kebutuhan pemahaman teknologi saat ini sangatlah penting, agar apa yang digunakan ada manfaatnya bagi pengguna. Maka itu, materi yang disampaikan dalam setiap pelatihan IT oleh lembaga ini langsung diberikan life skill. Seperti desainer, pemrograman, digital marketing, animasi, operasional komputer, hingga dasar-dasar komputer.

“Hadirnya IT Cermat ini, agar masyarakat melek IT. Dapat memanfaatkan teknologi sebagai mata pencaharian. Penggunaannya dari negatif bisa positif, inilah nilai edukasinya,” tutur Rachmawati.

Kini pelatihan IT Cermat sudah memasuki Gelombang Ke-5. Peserta yang ikut dalam kegiatan ini dari berbagai kalangan dan profesi. Sedangkan untuk mentor atau guru, ia ambil dari para alumni yang sudah mahir menggunakan IT. Bahkan di setiap kesempatan Rachmawati sendiri yang turun memimpin sebuah pelatihan.

Dalam pengembangannya, lembaga ini telah banyak berkontribusi bagi dunia pendidikan dan ekonomi. Di tingkat kerjasama, IT Cermat pernah menggandeng Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) dan Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Depok maupun nasional. Ini bertujuan penyampaian program internet sehat bisa diterima semua orang.

“Ada alumni dari gelombang 1 sampai 4 yang mengisi pelatihan sebagai mentor. Dalam waktu dekat kami akan launching berbagibersama.com, kontennya berisi penghubung dari warga yang mampu kepada warga yang kurang mampu. Ini bakal menggerakan hati penderma, bisa diakses siapapun,” kata Rachmawati.

Dari sisi prestasi lanjut Rachmawati, sejumlah alumni sudah banyak yang bekerja berkat keahlian mereka di bidang IT. Ada juga yang awalnya sebagai cleaning service, karena sudah punya kemampuan dalam IT kini ia naik jabatan dan bertugas di bagian administrasi.

“Kami juga telah menyiapkan aplikasi terbaru namanya carieraps, berisi penyampaian data alumni ke setiap perusahaan dan menjamin setiap peserta bisa mendapatkan pekerjaan di perusahaan tersebut,” harapnya.

Perlu diketahui, kategori pelatihan pada IT Cermat ini mulai dari dasar komputer, internet, pembuatan blog dan website, perakitan komputer dan konsep jaringan LAN/WAN, perbaikan laptop dan gadget, enterpreneurship, digital marketing.

“IT Cermat juga pernah berkolaborasi dengan Dinas Tenaga Kerja dan Sosial. Semua pelatihan yang kami sediakan digelar secara gratis, peserta tidak dipungut biaya. Pada 26 Mei 2016 IT Cermat telah meluluskan 43 peserta bersertifikat,” pungkas Rachmawati. (*)

 

Sumber : Radar Depok

Leave a reply