Salam CERMAT,

Tidak terlepas dari dunia teknologi, seiring perkembangan jaman yang kian terus berkembang dan semakin maju. Banyak orang mengolah angka, menghitung dan lain sebagainya masih menggunakan kalkulator, secara manual menulis di kertas dan berbagai cara lainnya. Saat ini kita dimudahkan oleh teknologi untuk memudahkan kita mengolah angka dalam pekerjaan, contoh akuntansi, menghitung keluar masuknya uang.

Dan disini saya akan menjelaskan salah satu Aplikasi populer yang biasa digunakan oleh banyak orang untuk mengolah angka, yaitu Microsoft Excel 2013.

Apa itu Microsoft Excel 2013 ?

Microsoft Excel adalah General Purpose Electronic Spreadsheet yang dapat digunakan untuk mengorganisir, menghitung, menyediakan maupun menganalisa data – data dan mempresentasikannya ke grafik atau diagram. Kemudahan lain yang diperoleh dari program ini adalah terintegrasinya program Microsoft Excel dengan program aplikasi windows yang lain. Saat anda membuka Microsoft Excel maka sebuah buku kerja (Workbook) siap digunakan yang didalamnya terdapat beberapa lembar kerja (worksheet).

Lembar keja dalam Microsoft Excel dalam satu sheet terdiri dari 256 kolom (columns) dan 65536 baris (rows). Kolom ditampilkan dalam tanda huruf A, B, C dan berakhir pada kolom IV. Sedangkan baris dilambangkan dalam bentuk angka 1, 2, 3 dan berakhir pada 65536. Perpotongan antara baris dan kolom disebut sel (cell), misal, pada perpotongan kolom B dengan baris ke 5 disebut sel B5. Dan sel yang bergaris tebal menandakan bahwa sel tersebut dalam keadaan aktif.

Untuk memulai excel, langkah – langkah yang harus dilakukan adalah :

1# Klik tombol Start (Logo Windows) pada keyboard

Ini menggunakan Windows 7 :

7

8

Lalu cari Microsoft Excel 2013, lalu klik dan akan tampil halaman seperti berikut.

1

Lalu klik blank workbook untuk memulai menjalankan aplikasi Microsoft office 2013. Dan akan tampil seperti halaman dibawah ini.

2

2# Menu Pada Microsoft Excel 2013

2 - Copy

a) Menu Bar

Menu Bar berguna untuk menjalankan suatu perintah. Menu bar pada Microsoft Excel antara lain :

  1. File
  2. Home
  3. Insert
  4. Page Layout
  5. Formulas
  6. Data
  7. Review
  8. View

b) Status Bar

Status Bar mempunyai dua area utama, yaitu Message Area pada bagian kiri dan kotak indikator pada bagian kanan. Ready merupakan pertanda bahwa Excel siap menerima perintah, sedangkan NUM mengindikasikan bahwa fungsi tombol – tombol angka pada bagian keypad di papan keyboard dalam kondisi aktif.

c) Title Bar

Title bar merupakan bagian yang berada paling atas lembar Excel. Dalam title bar terdapat beberapa komponen, antara lain :

  1. Icon Control Menu
  2. Restore, untuk mengatur ukuran layar dalam ukuran yang relatif.
  3. Move, untuk memindahkan posisi layar jendela ke posisi lain.
  4. Size, mengatur ukuran layar jendela Excel.
  5. Minimize, menampilkan jendela Excel ke ukuran minimal dalam bentuk icon.
  6. Maximize, menampilkan jendela Excel ke ukuran maksimal, yaitu memenuhi layar.
  7. Close, untuk keluar dari aplikasi Excel.

d) Formula Bar

Formula bar berfungsi untuk memasukkan, memperbaiki dan juga dapat menampilkan data atau rumus pada sel yang sedang aktif. Untuk memperbaiki data atau rumus adalah dengan cara mengklik atau menekan tombol F2.

e) Petunjuk Sel (Cell Pointer)

Untuk memindahkan penunjuk sel ke posisi yang baru dapat digunakan bantuan mouse maupun keyboard. Dengan mouse kita dapat leluasa memindahkan posisi penunjuk sel dengan mengarahkan pointer ke sel yang dituju. Sedangkan dengan menggunakan keyboard langkah yang ditempuh antara lain :

3

Jika posisi sel berada diluar tampilan jendela, maka kita dapat menggunakan fasilitas scrollbar, baik yang vertikal maupun yang horisontal untuk menjangkau sel yang dimaksud.

3# Membuat File Baru, Menyimpan dan Membuka File

a) Membuka Workbook Baru

Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut :

  1. Pilih menu File – New (Ctrl+N) atau klik icon lembar kosong pojok kiri atas pada toolbar.
  2. Jika ingin membuka workbook yang telah disusun dengan format tertentu bisa menggunakan tab Spreadsheet Solutions atau Bussiness Planner Template.
  3. 1
  4. Pilih format yang diinginkan dengan mengklik pada file yang ditampilkan, dan lihat contoh tampilannya pada Preview.
  5. Setelah menentukan file yang dimaksud klik OK dan lihat hasilnya!

b) Menyimpan Buku Kerja (Workbook)

  1. Pilih menu File – Save (Ctrl+S)
  2. Pada kotak dialog Save In, tentukan tempat yang dipakai untuk menyimpan.
  3. Pada kotak isian, ketikkan nama file.
  4. Klik ikon save

c) Membuka File

  1. Pilih menu File – Open (Ctrl+O)
  2. Klik file yang ingin dibuka.

4

 

d) Formula Dasar pada Microsoft Office Excel 2013

Fungsi formula dasar adalah untuk melakukan penghitungan terhadap data yang ada di Microsoft Office Excel 2013. Setiap penggunaan formula dasar, kita harus mengawalinya dengan tanda sama dengan (=). Tanda sama dengan (=) dimaksudkan untuk mengawali sebuah fungsi di Microsoft Office Excel 2013. Yang perlu diperhatikan adalah alamat dari data tersebut, jika salah mengetikkan alamatnya, maka data tersebut akan bernilai salah (#VALUE). Fungsi – fungsi dasar tersebut antara lain :

1# Aritmatika Dasar : Fungsi penjumlahan (+), pengurangan (-), perkalian (*) dan pembagian (/).

5

2# SUM : Berfungsi untuk menjumlahkan data.

6

Terdapat sebuah data Barang yang terdiri dari Spidol, Penghapus, Penggaris, Pensil, dan Buku Tulis. Masing – masing barang tersebut memiliki jumlah yang tidak sama dengan barang yang lainnya. Dari gambar diatas, untuk mencari berapa jumlah barang secara keseluruhan, kita dapat menggunakan rumus SUM. Dengan mengetikkan alamat C2 sebagai data pertama, hingga C6 sebagai data terakhir sehingga dapat diketahui keseluruhan jumlahnya.

3# MIN : Berfungsi untuk mencari nilai terendah dari kumpulan data.

7

Terdapat sebuah data Nilai dari beberapa Mahasiswa dengan nilai yang berbeda satu dengan yang lainnya. Dari gambar diatas, untuk mencari nilai terendah dari semua nilai adalah menggunakan fungsi MIN. Dengan mengetikkan alamat C2 sebagai data pertama, hingga C9 sebagai data terakhir sehingga dapat diketahui berapakah nilai terendahnya.

4# MAX : Berfungsi untuk mencari nilai tertinggi dari kumpulan data.

8

Terdapat sebuah data Nilai dari beberapa Mahasiswa dengan nilai yang berbeda satu dengan yang lainnya. Dari gambar diatas, untuk mencari nilai tertinggi dari semua nilai adalah menggunakan fungsi MAX. Dengan mengetikkan alamat C2 sebagai data pertama, hingga C9 sebagai data terakhir sehingga dapat diketahui berapakah nilai tertingginya.

5# AVERAGE : Berfungsi untuk mencari nilai rata-rata dari kumpulan data.

9

Terdapat sebuah data Nilai dari beberapa Mahasiswa dengan nilai yang berbeda satu dengan yang lainnya. Dari gambar diatas, untuk mencari nilai rata-rata dari semua nilai adalah menggunakan fungsi AVERAGE. Dengan mengetikkan alamat C2 sebagai data pertama, hingga C9 sebagai data terakhir sehingga dapat diketahui berapakah nilai rata – ratanya.

Untuk membatasi adanya angka dibelakang koma (,) , kita dapat mengaturnya di format cell dengan meng-klik kanan tepat dikolom mana yang akan kita atur. Selanjutnya pilih tab Number dan pilih Category Number. Silahkan atur dikolom Decimal Places, sesuai dengan keinginan.

10

6# COUNT : Berfungsi untuk menghitung banyaknya data.

11

Terdapat sebuah data Nilai dari beberapa Mahasiswa dengan nilai yang berbeda satu dengan yang lainnya. Dari gambar diatas, untuk mencari jumlah mahasiswa jika kita menghitung dari jumlah nilainya adalah menggunakan fungsi COUNT. Dengan mengetikkan alamat C2 sebagai data pertama, hingga C9 sebagai data terakhir sehingga dapat diketahui berapakah jumlah mahasiswanya.

7# CONCATENATE : Berfungsi untuk menggabungkan data antar kolom.

12

Untuk menggabungkan data pada kolom Subjek dan Domain, maka diperlukan fungsi CONCATENATE untuk menggabungkannya.

4# Alamat Absolut

Fungsi Absolute digunakan untuk mengunci posisi kolom dan baris. Fungsi ini ditandai dengan adanya tanda $ yang berada di depan Kolom dan di depan Baris. Ada 2 fungsi yang dapat digunakan, yaitu Absolut dan Semi Absolut.

a) Alamat Absolut13

Terdapat sebuah data Barang yang terdiri atas Nama Barang, Harga Satuan dan Total Harga. Setiap barang dibeli sebanyak 2 item, sehingga setiap Harga Satuan Barang dikalikan 2 untuk mendapatkan Total Harga. Agar mempermudah proses perhitungan, kita ketikkan sebuah angka 2 sebagai master dari perkalian tersebut. Jadi setiap Harga Satuan akan dikalikan dengan angka 2 yang terletak di kolom B11. Agar tidak berubah – ubah, kita diharuskan menambahkan simbol Dollar ($) sebelum huruf B ($B = fungsi $ untuk mengunci kolom B) dan sebelum angka 11 ($11 = fungsi $ untuk mengunci baris ke-11). Sehingga didapatkan hasil dari perkalian tersebut.

b) Alamat Semi Absolut

14

Ingatkah kalian dengan table perkalian??? Pertama, kita buat sebuah tabel perkalian dengan komposisi seperti gambar diatas. Sebagai permulaan, coba cari jawaban dari perkalian silang 1 x 1 , maka akan diketahui rumus fungsi B1*A2. Kemudian coba lagi dengan perkalian silang antara 2 x 2 , maka akan diketahui rumus fungsi C1*A3. Setelah itu, coba lihat lagi dengan detail, apa perbedaan dari 2 rumus fungsi tersebut.

Perbedaan pada rumus tersebut terletak pada salah satu alamat cell-nya, akan tetapi alamat cell tersebut juga memiliki kesamaan. Dari perbedaan dan persamaan itulah, kita dapat menggunakan rumus fungsi Semi Absolut untuk mempercepat penghitungan tabel perkalian tersebut.

Rumus fungsi Semi Absolut digunakan untuk mengunci salah satu kolom atau baris pada suatu alamat cell. Sebagai contoh :

  1. $C9 : Penguncian kolom C, dengan cara ini ketika cell dicopy kekanan alamat cell akan tetap dibaca sebagai $C9 bukan D9, namun ketika dicopy kebawah alamat cell akan berubah menjadi $C10.
  2. C$9 : Penguncian baris 9, dengan cara ini ketika cell dicopy ke bawah alamat cell akan tetap dibaca sebagai C$9 bukan C10, namun ketika dicopy ke kanan alamat cell akan berubah menjadi D$9.

Untuk penerapannya, rumus fungsi yang pertama B1*A2 ditambahkan $ didepan angka 1 dan didepan huruf A menjadi B$1*$A2. Kemudian kita dapat mencoba untuk menggeser (drag) mouse ke bawah lalu kesamping seperti pada gambar berikut.

15

16

17

5# Fungsi Logika

Operasi Rasional

Berikut ini adalah daftar operasi rasional yang sering digunakan dalam fungsi logika.

18

Macam Fungsi Logika

Berikut ini adalah macam-macam fungsi logika yang sering digunakan.

21

Logika Ganda

Berikut ini adalah penggabungan antara Fungi Logika IF dengan Fungsi Logika AND; dan penggabungan antara Fungi Logika IF dengan Fungsi Logika OR.

21

Contoh 1 :

Tentunya kalian pernah mengetahui tentang taman rekreasi yang ada di Indonesia yaitu Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Sistem pembayaran karcis yang ada di tempat rekreasi tersebut memiliki syarat antara lain :

  1. Jika umur pengunjung <= 7 tahun makan dikategorikan sebagai jenjang usia anak-anak. Sedangkan jika umur pengunjung > 7 tahun makan dikategorikan sebagai jenjang usia dewasa.
  2. Biaya karcis jika jenjang usia anak-anak, adalah Rp.5.000,-. Sedangkan Jika jika jenjang usia dewasa, adalah Rp.10.000,-.

Tentukanlah jenjang usia pengunjung dan biaya karcis pengunjung, apabila dua persyaratan berikut harus dipenuhi!

22

Kisi-kisi :

  • =IF(D5<=7;”Anak-anak”;”Dewasa”) atau =IF(D5>7;”Dewasa”;”Anak-anak”)
  • =IF(D5<=7;5000;10000) atau =IF(D5>7;10000;5000)

Contoh 2 :

Hasil ujian seorang mahasiswa ditentukan oleh nilai teori dan nilai prakteknya sebagai berikut.

  1. Mahasiswa dinyatakan lulus jika kedua nilainya >= 55 (nilai teori >= 55 DAN nilai praktek >= 55).
  2. Mahasiswa dinyatakan lulus jika salah satu nilainya >= 55. (nilai teori >= 55 ATAU nilai praktek >= 55).

Tentukan hasil ujian untuk setiap mahasiswa menurut masing-masing persyaratan tersebut!

23

Kis i- kisi :

  • =IF(AND(D5>=60;E5>=60);”Lulus”;”Gagal”)
  • =IF(OR(D5>=60;E5>=60);”Lulus”;”Gagal”)

6# Fungsi Baca Data

Fungsi baca data adalah fungsi pencarian dan rujukan (lookup) yang dipakai untuk mencari data dengan menunjuk ke suatu lokasi. Lokasi rujukan bisa berupa range dalam bentuk tabel.

a) Fungsi VLOOKUP

Dipakai untuk mencari suatu nilai pada kolom paling kiri suatu tabel dan mengambil nilai kolom lain yang ditentukan pada baris yang sama.

Sintaks :

=VLOOKUP(Lookup_Value;Table_Array;Col_Index_Num;[Range_Lookup])

b) Fungsi HLOOKUP

Dipakai untuk mencari suatu nilai pada baris paling atas suatu tabel dan mengambil nilai baris lain yang ditentukan pada kolom yang sama.

Sintaks :

=HLOOKUP(Lookup_Value;Table_Array;Col_Index_Num;[Range_Lookup])

Ket :

24

Contoh :

Seorang dosen ingin menentukan grades mahasiswa – mahasiswanya. Dosen ini sudah memiliki data antara lain sebagai berikut :

25

ATAU

26

Kisi – kisi :

  • =VLOOKUP(D5;$C$12:$D$15;2)
  • =HLOOKUP(D5;$D$10:$H$11;2)

7# Insert Grafik, Gambar Dan Tabel

a) Grafik

Grafik biasa dipakai untuk menampilkan komposisi data secara visual, menggunakan gambar atau simbol tertentu, sehingga mempermudah pemahaman dan pengertian tentang data secara menyeluruh.

Membuat grafik

Buatlah tabel seperti di bawah ini :

27

1# Pilih menu Insert

28

  • Setelah itu ke Tool Bar – Chart atau klik seperti yang dibulati merah.
  • Tentukan tipe grafik yang diinginkan. Anda dapat menggunakan Recommended Charts atau All Charts jika ingin tipe yang lainnya.
  • Setelah itu klik OK

29

b) Gambar

Pilih menu Insert lalu pilih Picture atau Online Pictures

Oka, saya rasa itu dulu yang bisa saya sampaikan kali ini. Silahkan tinggalkan balasan atau beri tanggapan jika ada yang ingin disampaikan.

Dan apabila Anda merasa artikel ini bermanfaat, silahkan share artikel ini ke keluarga, teman – teman Anda supaya banyak orang yang bisa memanfaatkan teknologi untuk kebaikannya. (D’)

Salam CERMAT,

Terimakasih

Bagikan :