PSN Luncurkan Satelit Baru Pada 2018

Pasifik Satelit Nusantara (PSN) merencanakan peluncuran satelit barunya pada kuartal keempat 2018. Satelit yang diberi nama PSN VI ini memakan biaya USD 230 juta.

PSN pun mendapat pembiayaan dari lembaga kredit ekspor Kanada, yaitu Export Development Canada (EDC) untuk meluncurkan satelit ini.

“Kita dapat pembiayaan USD 230 juta total project cost, dimana 70% itu pinjaman dan 30% adalah modal,” ujar CEO PSN Adi Rahman Adiwoso di Jakarta, Selasa (5/12).
Saat ini, satelit tersebut sedang diproduksi oleh Space System/Loral (SSL). Peluncuran satelit ini akan dilakukan di Cape Canaveral, Florida, Amerika Serikat, dengan menebeng roket buatan SpaceX dan mengisi slot orbit 146 derajat Bujur Timur.

Nantinya, PSN VI yang memiliki kemampuan High Throughput Satellite (HTS)  untuk memenuhi kebutuhan layanan internet ini dioperasikan oleh anak usaha dari PSN, PT PSN Enam Indonesia.

“Ini merupakan satelit HTS pertama yang diluncurkan di Indonesia untuk memberikan layanan internet broadband,” ujar Adi.

PSN VI juga memiliki kapasitas transponder C Band dan Ku Band yang dapat menjangkau seluruh pelosok wilayah di Indonesia. Transponder C Band sendiri akan digunakan untuk melayani kebutuhan cellular trunking dan komunikasi data perusahaan maupun lembaga pemerintahan di Indonesia.

Pembangunan PSN VI merupakan bukti komitmen PSN untuk mendukung program kemandirian satelit Indonesia. Kemandirian ini dirancang pemerintah guna memenuhi kebutuhan data broadband yang sangat tinggi.

 

Wilayah Indonesia yang adalah negara kepulauan, menempatkan satelit sebagai solusi efektif guna menjangkau wilayah yang sulit dan tidak dapat dilayani oleh jaringan infrastruktur teresterial seperti fiber optik dan microwave link.

Bagikan :

Please Post Your Comments & Reviews

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *